Untuk Mu Wahai Mutiara Kehormatan
Ukhti…
Semua orang
tahu…
Semua orang
boleh lihat…
Yang punya
mata normal pasti langsung sadar…
Ada akhwat
cantik tanpa
purdah…
Punya wajah
yang bersinar…
Dan senyum
yang berbinar…
Siapa yang
tidak suka melihat kulitmu yang bersih?
Siapa yang
tidak senang melihat lekuk tubuhmu yang menarik?
Siapa yang
menolak melihat wajahmu yang cantik?
Semua orang
mau dekat denganmu…
Semua orang
ingin menyentuhmu…
Semua orang
ingin memilikimu…
Tapi ukhti…
Ketahuilah…
Tak semua
orang ingin kau miliki…
Tak semua
orang ingin kau mintai pertanggungjawaban atasmu…
Tak semua
orang ingin melindungimu…
Tapi aku…aku
mau…
Aku ingin
melindungi cantikmu…
Aku mau
menjaga dirimu…
Tapi
bantulah aku untuk menjagamu…
Yaitu dengan
ikut menjaga penampilanmu…
Ukhti…
Aku yakin
engkau telah berulang kali mendengarkan ini
Mungkin
engkau merasa bosan…
Tapi aku tak
akan pernah bosan mengingatkanmu…
Ukhti…
Engkau
bagaikan sebuah berlian
Berlian yang
indah bersinar…
Banyak orang
menginginkanmu…
Mereka ingin
merenggut sinar itu…
Tapi, Ukhti…
Ketahuilah,
sebuah berlian…yang tak hidup itu…
Diberi
penjagaan berlapis-lapis…
Ia
dikungkung dalam lemari baja…
Yang
dilindungi oleh alarm…
Tempat
besi…tempat kaca…
Bahkan untuk
sekedar melihat indahnya…
Seseorang
harus melewati prosedur berbelit-belit
Ukhti…
Berlian itu
hanya sebuah batu…
Sedangkan engkau?
Engkau
manusia! Engkau hidup! Engkau indah!
Engkau
adalah karya sempurna Sang Pemahat sejati
Dan engkau
lebih pantas untuk dilindungi…
Sayang…
Cantikmu
jangan disentuh…
Engkau tahu
kan…barang
yang
disentuh itu…
Mutunya
rendah…
Harganya
murah…
Seenaknya
boleh dijamah…
Rusak tak
mengapa…kotor bukan masalah…
Sayang…
Cantikmu
jangan dipandang…
Simpan
cantikmu untuk yang berhak memiliki…
Simpan
cantikmu agar engkau makin cantik…
Dengan
kesempurnaan aqidahmu…
Dengan
kedalaman ilmumu…
Yang
terpancar dari balik kerudung dan purdahmu…
Simpanlah
untuk orang yang bersedia menukarnya dengan surga…
Ya, Ukhti…
Hanya
ditukar dengan akses bebas masuk surga…
Dari pintu
mana saja yang engkau suka sajalah…
Kau berikan
akses sepuasnya pada cantikmu…
Dan orang yang
akan memberimu akses itu…
Pasti adalah
orang yang tidak meminta “uang muka”…
Dari
cantikmu…
Sayang…
Cantikmu itu
berharga…
Cantikmu itu
karunia Allah…
Cantikmu itu
amanah…
Engkaulah
yang membuat cantikmu…
Menjadi
pahala…
Atau fitnah…
Ukhti…
Jangan
engkau anggap cantikmu itu murah…
Dunia dan
seisinya tak mampu membayar cantikmu itu…
Pemahat
terhebat di dunia ini pun tak mampu mengukir bentuk seindah dirimu…
Engkau
adalah bidadari dunia…
Tapi…jangan
mau hanya jadi bidadari di dunia saja…
Ayo…berusaha
menjadi bidadari surga!
Ukhti…
Simpan
cantikmu…
Orang-orang
itu tak pantas menikmatinya darimu…
Orang-orang
itu bahkan membawa api neraka di tiap pandangan mata mereka…
Sayang,
cantikmu jangan dupandang…
Karena
cantikmu…BErbeza! :-)

Assalamu 'alaikum
BalasHapus