Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Siasat Iblis Dalam Mengganggu Orang Puasa

Iblis pernah membuat pengakuan kepada Rasulullah SAW, bahwa ia merasa kesulitan dalam mengganggu seseorang yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan ikhla s. Kisahnya..... Allah SWT telah memerintahkan seorang malaikat untuk menemui Iblis agar dia menghadap Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Maka malaikat pun menjumpai iblis dan berkata, "Wahai iblis, Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah agar engkau menghadap Rasulullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu, engkau jawab dengan sebenar-benarnya dan apapun yang ditanya Rasulullah. Jika engkau berdusta walau hnaya satu perkataan, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras." Mendengar ucapan malaikat yang dahsyat itu, iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Nabi Muhammad SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih sepuluh ...

Amalan-Amalan Bulan Ramadhan (Ceramah Tarwih)

Segala puji bagi Allah I yang menjadikan bulan Ramadhan lebih baik dari pada bulan-bulan lainnya dengan menurunkan al-Qur`an dan mewajibkan puasa bagi kaum muslimin sebagai salah satu pondasi Islam. shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad r yang telah menyampaikan kepada kita tentang ibadah-ibadah dibulan Ramadhan dan memberikan contoh kepada kita bagaimana sebaiknya menghidupkan bulan bulan yang penuh berkah ini. Bulan ramadhan kembali mendatangi kita, kembali menyapa hati-hati kita. Tiap tahunnya ramadhan datang dengan membawa sejuta keberkahan, menawarkan kepada kita kenikmatan yang tiada tara. Datangya bulan ramadhan seyogyanya menjadikan kita lebih dapat mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, lebih banyak berinteraksi kepadaNya, dan lebih intensif dan lebih efektif melaksanakan perintah-perintah dan menjauhi larangaNya.           Jama’ah shalat tarwih yang dirahmati Allah.., Jauh sebelumnya rasulullah telah memerikan k...

Sejenak Bersama Pemuda Di Bulan Ramadhan

Wahai pemuda Islam! Jalanmu penuh rintangan, laut jiwamu dalam tak berhingga. Puasa bagimu merupakan benteng penahan. Tidak seorang pun yang mampu kecuali mereka yang perkasa, terpercaya, penuh waspada serta mawas diri, serius, tangkas, dan rela berkorban. Peliharalah lidahmu, karena tidak ada sesuatu pun yang dapat membuat manusia tersungkur ke dalam api neraka kecuali karena buah mulut mereka sendiri. Jangan berghibah, kendalikanlah matamu dari pandangan was-was al-khonnas Bukankah kamu tahu bahwa Rasul Saw pernah bersabda: "Siapa yang berpuasa, hendaklah mengendalikan pendengaran dan penglihatannya". Oleh karena itu, jadikanlah ucapanmu berupa dakwah ilallah, pendengaranmu hanya untuk mengingat Allah. Dengan begitu di dalam dirimu terhimpunlah kesenangan dunia dan kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat. Sesungguhnya puasa zhohir ditandai dengan berakhirnya siang, yaitu ketika mulai tenggelamnya matahari di tempat istirahnya. Shoum kembali ke keadaan semula de...

Menyambut Ramadhan

"Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkatan. Allah telah mewajibkan kepadamu puasa-Nya. Didalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu syurga dan dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu seluruh syaithan. Padanya ada suatu malam yang terlebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam itu, maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan."   "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan penghulu segala bulan, maka "Selamat datanglah" kepadanya."   Wahai manusia, sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu kewajiban, dan qiam dimalam harinya suatu tatawwu'. Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan didalamnya samalah dia dengan orang yang menunaikan sesuatu fardhu didalam bulan yang lainnya. Barangsiapa menunaikan sesuatu fardhu dalam bulan Ramadhan samalah...

Kesaksian Iblis

Gambar
Tulisan ini berasal dari seorang teman..,yang membuat ku terkadang mengingat kasih sayang seorang ibu. Tulisan ini pula mengingatkan ku kembali akan diriku yang sekarang, ku berani meninggalkan kewajiban ku (ampuni aku ya Rabb...,ampuni aku ya Rabb). tak ada lagi yang mengiringi langkah hidup ku selain doanya. Dan ku yakin selama ia hidup, ia selalu mendoakanku untuk melaksanakan perintahMu yaa Rabb, tapi sekarang ia telah tiada. tak ada lagi yang mengiriku langkahku untuk melaksanakan perinthMu, hingga ku berkesimpulan, bahwa itu lah penyebabkenapa ku meningglkan perintahmu selama ini (ampuni aku ya Rabb, dengan sangat). Tulisan ini untuk mu juga yang jauh disana. Doa kan saya untuk tetap mlaksanakan perintahNya, seperti Ibu ku yang selalu mendoakanku ( Ku Haus Akan Kasih Sayang, Pahamilah). -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Rasulullah bersabda: ”Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Ka...

Aku dan hidup baruku

Gambar
Tak terasa bebarapa waktu telah terlewat, setelah menyelesaikan rancangan hidupku yang sudah apik dan ku rasa luar biasa. Menyusun ini dan itu. Membuat planning tetang satu tugas ke tugas yang lainnya. Sampai pun tetang rencana besar yang selalu diidam-idamkan pemuda yang beranjak dewasa. Aku dan hidup baruku… Sebuah penataan ulang tetang tujuan dan rancangan hidup. Berubah 180 derajat dari apa yang diharapkan, dari apa yang pernah dicita-citakan, dan dari apa yang sudah ter-publish kepada teman-teman dan kerabatku. Aku dan hidup baruku.. Karena sebuah coretan kecil yang sampai akhir tidak ku baca, namun telah menggetarkan semesta jiwa yang dipenuhi dengan ego kekanak-kanakan. Dikala seorang guru sudah menyiapkan pidato yang akan disampaikan kepada murid dan hadirin yang ada. Sebelum naik ke mimbar dan menyampaikan ceramahnya, sang guru bertanya kepada murid-muridnya tentang problematika yang tengah melanda mereka. Yah kebetulan materi yag akan ia bawakan adala...

Filosofi dari Sebuah “Ikatan Pernikahan”

UNTUK SUAMI (Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Laki-laki) Pernikahan atau perkawinan, Menyingkap tabir rahasia … Isteri yang kamu nikahi, Tidaklah semulia Khadijah, Tidaklah setaqwa Aisyah, Pun tidak setabah Fatimah … Justru Isteri hanyalah wanita akhir zaman, Yang punya cita-cita, Menjadi solehah… Pernikahan ataupun perkawinan, Mengajar kita kewajiban bersama … Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya, Isteri ladang tanaman, Kamu pemagarnya, Isteri kiasan ternakan, Kamu gembalanya, Isteri adalah murid, Kamu mursyid (pembimbing)-nya, Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya … Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya,

Untuk Saudariku yang Dalam Masa Penantiannya

Gambar
saudariku... muslimah... wanita muslimah…laksana bunga….yang menawan… wanita muslimah yang sholehah….bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya…. Begitu indah… begitu berkilau... begitu menentramkan... teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut… Namun tentunya....tak sembarang orang berhak meraihnya….menghirup sarinya…. hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah...yang dapat memetiknya... yang dapat meraih pesonanya... dengan harga mahal yang teramat suci… sebuah ikatan amat indah…bernama pernikahan… karena itu…sebelum saatmu tiba….sebelum orang terpilih itu datang dan menggandengmu dalam istananya… janganlah engkau biarkan dirimu layu sebelum masanya… jangan kau biarkan serigala liar menjadikanmu bahan permainan dalam keisengannya… jangan kau biarkan kumbang berebutan menghisap madumu… jangan kau biarkan mereka mengintipmu diam-diam…dan menikmati pesonamu dalam kesendiriannya…. Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu