BAHAYA BERBUSANA KETAT




            Siapa bilang pake baju en celana ketat oke dan praktis? Hati-hati lho, hip style yang niru Britney, J-lo, dan sederet seleb lain bias bikin kamu kena penyakit presthesia,yakin semacam gangguan saraf karena rasa panas/terbakar,kesemutan dari sejenisnya.
            Dalam Canadian Medical Association Journal, Dr.Malvinder Parmar, dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada mengaku setahun
terakhir ini banyakpasien wanita yang mengeluhkan rasa panas dan gatal. Setelah di periksa Dr.Parmar,gangguan saraf ringan itu mereka alami karena suka sekali memakai celana ketat sebatas pinggul.Gangguansaraf itu bisa menjadi permanen jika mereka tetap hoby berbusana hipster. Selain Presthesia, busana hipster juga bias menimbulkan kelainan kulit lainnya, seperti jamur, biduran atau kaligata, dan  dermatis kontak.
            Kepada para wanita tersebut, Dr. Parmar menyarankan para wanita itu untuk menjauhi segala macam pakaian selama terapi. Resep itu manjur, gangguan saraf berkurang. Namun Dr. Parmar tidak menjamin gangguan itu hilang bila para wanita itu kembali ber-hipster ria. So? “Saya sarankan, sebaiknya tinggalkan pakaian ketat sepinggul. Pakailah busana yang longgar-longgar atau baju terusan saja,” saran Dr. Parmar. Nah! [ Darul Istiqamah Information Center/ Dee/ Sumber: Intisari No. 476, Maret 2003 ]

PAKAIAN YANG SYAR’I ITU HARUS

1.      Menutup aurat, yaitu seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.
2.      Mengenakan jilban yang menutupi kepala, leher dan dada.
3.      Tidak tipis.
4.      Tidak tembus pandang.
5.      Tidak membentuk lekuk tubuh.
6.      Tidak menyerupai laki-laki.
  1. Tidak mencolok.

Sabda Rasul : “Aku melihat dua jenis perempuan yang nanti tidak akan mencium wanginya syurga, pertama wanita yang berpakaian tetapi telanjang, kedua wanita yang rambutnya seeperti punuk unta” ( Hadits Riwayat Imam Muslim )

Tips Memilih Jilbab.

·        Pilihlah jilbab bahan yang menyerap keringat, halus tapi jangan menerawang dan ‘jatuh’.
·        Pilihlah kain berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi 150 cm, atau 125 cm, atau 115 cm. ukuran ini lebih menjamin tertutupnya bagian leher, tengkuk dan dada dengan baik. Ukurang yang lebih kecil akan membuat kamu resah dan enggak PD lantaran banyak mata melirik.
·         Hindari warna-warna ‘brani mati’ atau motif ‘pasar kaget’ agar membuat silau orang atau menimbulkan korban nabrak tiang listrik gara-gara menoleh ke jilbab kamu. [DIIC/Afi]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Doa Ibunda

Agar Suami Disayang Istri