Dikala V-Day Membiusmu
Be My Valentine??? Oh No!!
jangan sampai kata-kata ini terlontar dari mulut kalian ketika
menyambut V-Day, atau jangan-jangan memang udah ada niat nih buat
ngucapin itu ke seseorang yang lengket banget sama kamu sambil ngasih
kue bertuliskan “ Happy Valentine ”, rose flower sama 1 truk coklat!
Waaahh Beware sob! Syaitan sedang mencoba menjeratmu dibalik indahnya
moment V-Day. Seperti yang kalian tau, kalau udah sedikit lagi ke V-Day
yang namanya remaja tuh ya pasti udah sibuk buk buk beli ini itu buat si
Doi, katanya sebagai bukti cinta di hari kasih sayang itu, seolah udah
jadi kebiasaan di tiap tahunnya, padahal banyak banget mudhorot yang bakal kita terima kalau kita ikut-ikutan memeriahkan V-Day.
V-Day makin berkembang karena
difasilitasi juga oleh Mall-mall yang pasti udah siap-siap memeriahkan
V-Day. Apalagi toko bunga, kue, sama coklat pasti langsung nyiapin
semuanya biar kebanjiran orderan, yang semuanya sengaja di design khusus
untuk menyambut V-Day. Kira-kira berkah enggak ya???. Perniagaan yang
berkah itu ketika kita berniaga dengan disertai Alloh subhanahu wata’ala
di dalamnya, maksudnya mengacu pada aturan yang dibuat oleh Alloh
subhanahu wata’ala menyangkut halal dan haramnya, agar perniagaan kita
pun menjadi berkah karena berniaga dengan mengharap ridho Alloh
subhanahu wata’ala, bukan karena atas dasar materi semata.
Back to V-Day, di antara temen-temen
pasti masih banyak banget yang masih ikut-ikutan marayakan, tanpa tau
itu sebenernya di perbolehkan atau enggak dalam Islam?? Kalau mau
Flashback, di Indonesia sendiri dulu tuh enggak ada istilahnya hari yang
namanya hari Valentine yang katanya hari kasih sayang. V-Day berkembang
karena pengaruh budaya Barat yang datang ke negara kita. So, kita
harus tau asal muasalnya V-Day dan jangan asal ngikut aja.
Sejarah V-Day
Sobat, sebagian dari kalian pasti udah
ada yang pernah dengar sejarahnya si V-Day, ternyata ada banyak versi
loh, kira-kira bener enggak tuh ya?, lets check!. Dulu bangsa Romawi
memperingati suatu hari besar setiap tanggal 15 Februari yang dinamakan
Lupercalia. Peringatan hari besar ini dirayakan untuk menghormati Juno
tuhan wanitanya bangsa Romawi dan Pah tuhan dari Alam. Saat itu anak
muda lelaki dan wanita memilih pasangannya secara diundi, kemudian
mereka bertukar hadiah sebagai pernyataan cinta kasih. Diikuti berbagai
macam pesta bersama pasangan masing-masing. Mereka meminta perlindungan
dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda
memecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dipecut
karena anggapan pecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.
Penguasa Romawi dan para tokoh agama
Katolik Roma mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa
Kristiani, dengan mengganti nama gadis dengan nama Paus atau Pastor. Di
antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I. Agar
lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I
menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan
nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang
kebetulan mati pada 14 Februari.
Sedangkan ucapan “Be My Valentine?” kata
ini ditujukan pada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Ada juga
sosok Cupid yang berarti the desire, bayi bersayap dengan panah, adalah
putra Nimrod, the hunter (dewa Matahari). Disebut tuhan Cinta, karena ia
rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya
sendiri. Ih ngeri ya! ternyata menyangkut ke tuhan-tuhannya orang Romawi
segala tuh!. Udah jelas dalam Islam hal ini tentu termasuk Syirik,
artinya menyekutukan Alloh subhanahu wata’ala. Ingat sabda Rosululloh
shollallohu a’laihi wasallam : “ Mantasyabbaha bikoumin fahuwa minhum ”, “ Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongannya. ” memangnya mau di samakan sama orang kafir??? enggak kan.
Sejarah V-Day udah jelas sumbernya dari paganisme orang musyrik,
penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan enggak ada
kaitannya sama kasih sayang. Lalu kenapa juga kita masih menyambut
sedemikian meriahnya V-Day? cuma ikut-ikutan semata tanpa tau asal
muasalnya. Kalau seperti itu, sangat disayangkan banyak teman-teman kita
remaja Muslim yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat
dan acara ritual paganisme ini. Padahal Alloh udah memperingatkan kita
untuk berhati-hati dalam melakukan segala sesuatunya, karena kelak apa
yang kita lakukan itu akan dimintai pertanggungjawabannya sob.
Alloh subhanahu wata’ala berfirman yang artinya : “Dan
janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta
pertangggungjawabnya? ( QS. Al-Isra’ : 36 ). Ikut
Valentine’s Day berarti menghancurkan syakhsiyah Islam diri kita
sendiri. Makanya mending jauhi kebiasaan yang jahiliyah, yang merusak
kepribadian Islam kita. Kalau remaja Muslimnya aja udah rusak, maka
Islam ini akan mudah untuk dihancurkan.
Bukan Generasi Pembebek
Sebagai seorang remaja yang kan
menginjak dewasa, sangatlah wajar jika timbul rasa ingin tau lebih akan
sesuatu hal, dan itu tercermin dari pengekspresian diri. Tapi, kalau
enggak ada yang mengarahkan ya beginilah hasilnya, banyak mengadopsi
budaya-budaya dari Barat, tanpa mempertimbangkan terlebih dulu apakah
itu halal atau haram?? Sesuai atau enggak sama syaria’t??, di snilah
pentingnya sebuah pemahaman Islam yang kan menjadi acuan para remaja
dalam melakukan segala perbuatannya.
Bukan generasi pembebek yang selalu
mengekor alias ikut-ikutan sesuatu yang padahal ia sendiri enggak
mengerti akan manfaat ataupun mudhorotnya, menjadikan Barat sebagai
kiblat. Barat punya segudang cara untuk mengalihkan remaja Islam
terhadap aturan Islam, dengan di imingi kesenangan, music, menawarkan
kesenangan dengan dikemas semenarik mungkin, ya seperti V-Day tadi.
Wajar karena aqidah mereka itu sekuler ( memisahkan agama dengan
kehidupan ), jadi enggak ada kaitannya sama agama dalam melakukan setiap
perbuatannya, bebas, yang penting mendapatkan kepuasan
sebanyak-bayaknya. Jika disekeliling kita masih banyak yang belum
tersadar atau malah enggak ngeh, maka tugas kita sebagai sesama Muslim
untuk saling mengingatkan, kasian kan kalau temen kita terus-terusan
terperosok ke rirual-ritual berbau syirik tanpa ada yang mengingatkan.
Jangan mau jadi korban peradaban ya!.
Wanna Be Mustanir Teenagers
Remaja mustanir alias remaja yang cerdas
bin cemerlang itu yang mempunyai pola pikir ( aqliah ) dan pola sikap (
nafsiyah ) yang Islami, itu yang kan membentuk kepribadian Islam (
syakhsiyah ) pada diri seorang remaja, maka ia kan selalu menyertakan
Alloh subhanahu wata’ala dalam setiap perbuatannya. Bertindak sesuai
dengan apa-apa yang di perintah oleh Alloh subhanahu wata’ala, maupun
menjauhi apa-apa yang dilarangNYA. Enggak asal sembarangan mengadopsi
apa-apa yang kan merusak aqidahnya.
So, tinggal pilih mau jadi generasi
pembebek atau generasi yang mustanir???. Setiap orang pasti menginginkan
syurganya Alloh subhanahu wata’ala bukan???. Kalau pengen masuk syurga,
ya jangan buat sang pencipta enggak ridho sama perbuatan kita yang udah
jelas-jelas menyerupai kaum kafir. Saatnya bangun kawan! Jangan
berlarut-larut dengan tipu daya kesenangan yang disajikan oleh
orang-orang kafir, kita remaja Muslim sob! Jadilah remaja yang
berkualitas, bukan remaja pembebek. Wanna be mustanir teenagers. Allohu
Akbar!!!. Wallohua’lam bish showaab.
Komentar
Posting Komentar
komentar anda sebagai masukan yang membangun agar lebih giat Membaca, Mendengar, Menulis, dan Mengaplikasikan serta Mengajarkan